LOVE AND SPEAK YOURSELF
MULAILAH MENCINTAI DIRIMU SENDIRI
Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarakatuh,
Dewasa ini, banyak orang berpikir bahwa orang yang sehat adalah yang jarang sakit secara fisik. Namun perlu kita ketahui bahwa orang yang sehat adalah orang yang sehat dari kedua aspek yaitu jasmani dan rohaninya. Seperti yang dikatakan oleh pepatah latin “Mens Sana In Corpore Sano” yang berarti di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
Menurut saya sendiri, kesehatan yang harus dijaga tak hanya kesehatan dari fisik atau jasmaninya saja tapi juga kesehatan mental atau rohaninya. Justru, yang paling mempengaruhi dalam diri seseorang adalah dari kesehatan mentalnya, mengapa? Karena jika seseorang memiliki mental illness atau yang sering kita dengar yaitu penyakit mental tanpa sadar kita akan merasakan penyakit fisik.
Misalnya saat kita mengalami penyakit mental kita akan stres, overthinking, gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang dapat mengarah pada perilaku buruk yang akan membuat stamina seseorang berkurang dan akhirnya sakit jasmani, selain itu bisa saja seseorang tersebut menyakit dirinya sendiri seperti self-cutting dan yang lainnya. Ada berbagai contoh gangguan kesehatan mental seperti stress, depresi, gangguan kecemasan, bipolar, ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder), dan masih banyak lagi.
Tapi justru sebaliknya, jika kita hanya mengalami penyakit fisik seperti demam atau pusing itu tidak akan memengaruhi mental kita. Dari sini sudah dapat kita lihat bahwa kesehatan mental itu sangat penting.
Maka dari itu kita wajib menjaga kesehatan mental salah satunya dengan cara mencintai diri kita sendiri. Konsep mindfulness dipercaya menjadi salah satu cara yang mampu menjaga mental agar tetap sehat. Praktisi mindfulness dan psikolog Adjie Santosoputro mengatakan salah satu caranya adalah dengan self love atau mencintai diri sendiri.
Seperti kutipan dari RM BTS “saya percaya bahwa cinta sejati berawal dari mencintai diri sendiri”.
Inilah beberapa langkah sederhana agar kita lebih mencintai diri kita sendiri.
1. Penuhi kebutuhan diri sendiri dengan baik
Menurut Julie Hanks, LCSW, terapis dari PsychCentral, langkah pertama untuk mulai bersahabat dengan diri sendiri adalah dengan memerhatikan kebutuhan fisik, rohani, psikis, dan mental kita.
Hanks juga menyarankan untuk memprioritaskan aktivitas yang membuat kita senang dan bahagia. Tidak perlu yang muluk-muluk. Kesenangan dan kebahagiaan bisa didapat dari hal kecil.
2. Ngobrol dengan diri sendiri
Bicara sendiri adalah cara sederhana untuk belajar mencintai diri sendiri. Dengan ngobrol dalam hati atau bicara sendiri di kamar tidur, kamar mandi, atau di depan cermin, kita akan mulai menjalin persahabatan dengan diri sendiri.
3. Menerima diri sendiri
Menjalin hubungan baik dengan diri sendiri bisa dimulai dengan menerima diri sendiri apa adanya, termasuk kekurangan dan kelebihan yang kita miliki. Rasa percaya diri akan muncul ketika kita memiliki pandangan yang baik terhadap kepribadian diri.
4. Bergaul dengan orang-orang yang positif
Salah satu cara menjalin hubungan dengan diri sendiri yang baik dan sehat adalah mengelilingi diri sendiri dengan orang-orang yang menyayangi kita. Berkumpul dengan orang-orang yang positif, penyanyang dan penuh cinta, bisa menjadi sebuah keuntungan. Kita bisa terbawa suasana dan kebiasaan yang positif. Hal ini bisa membuat kita jadi lebih baik.
5. Kurangi mengonsumsi berita negatif
Menurut pakar, mengasup berita-berita kebencian, kejahatan atau kekerasan bisa membuat kita terbebani, merasa takut dan akhirnya membuat diri sendiri tidak sehat pemikirannya.
Itulah beberapa langkah agar kita bisa lebih mencintai diri sendiri dan juga dapat meningkatkan kesehatan rohani pada diri masing-masing. Terakhir, inilah salah satu kutipan yang indah agar kita lebih bersemangat mencintai diri sendiri.
“Tidak peduli siapa anda, darimana anda berasal, warna kulit, identitas gender anda, ayo speak yourslef. Temukan ‘namamu’, temukan ‘suaramu’ dengan mengungkapkan dirimu.” –Kim Namjoon, BTS
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Referensi :
https://www.hipwee.com/narasi/mental-health-seberapa-pentingnya-itu/
🤗🤗
ReplyDelete